PNWP & KNPB

KNPB FAKFAK MENGADAKAN AKSI DUKUNGAN DI TEMPAT



AKSI DUKUNGAN PARLEMEN RAKYAT DARAT (PRD) DAN KOMITE NASIONAL PAPUA BARAT (KNPB) PAKPAK TERHADAP UPAYA  PERDANA MENTRI VANUATU MEMBAWA MASALAH PAPUA BARAT KE KOMISI HAK ASASI MANUSIA DI JENEWA SWISS 04 MARET 2014

KNPB Pakpak News Dalam rangka mendukung upaya perdana mentri Vanuatu Mr. Moana Carcasses Kalosil membawa isu HAM Papua Barat ke Komisi HAM PBB, PRD dan KNPB Pakpak melakukan aksi dukungan dengan ritual menolak upaya penggagalan NKRI. Aksi ini dilakukan dimulai tepat jam 15.15 atau Jam 3 lewat 15 bertempat di kampung Mamur distrik Kramomongga. Acara ini di pimpin oleh tua adat Anton Geawab diikuti oleh anggota PRD Pakpak dan Lieng Satu dan Dua KNPB.

Acara yang berakhir Jam 5.35 sore hari ini diikuti dengan tekun oleh seluruh peserta dengan hikmat dibawa penjagaan ketat keamanan KNPB Pakpak, mengingat upaya pelemahan KNPB Pakpak oleh antek-antek penjajah yang terus menghantam KNPB Pakpak. Pada kegiatan ini tetua adat melakukan penolakan seluruh kuasa-kuasa kegelapan yang jahat dan seluru sistim kekuasaan NKRI di tanah Papua Barat. 

Setelah semua ritual ini dilakukan maka plasenta dari Anak Tanah ini dikembalikan kepada bunda pertiwi Papua Barat yang melahirkan segala benda dan segala yang hidup yaitu Allah Bangsa Papua Barat. Kemudian segala kekuatan jahat NKRI di Tanah Papua dikumpulkan secara simbolis  oleh bapak Haji Papua Idris Patiran dan   dibuang oleh keamanan KNPB di kali Mamur yang berjarak 100 Meter dari tempat kegiatan
Menutub prosesi adat ini tetua adat menyirami seluruh anggota PRD dan KNPB dengan “air kehidupan” guna mendamaikan seluruh umat dengan seisi alam dan membersikan diri dari setiap keinginan untuk saling memusuhi sesama anak tanah. Acara ini pun ditutup dengan acara “kopi tuni” atau minum kopi bersama sambil sekretaris PRD Pakpak memberikan arahan singkat dan doa penutup

FOTO-FOTO  LAMPIRAN SEBAGAI BERIKUT:



















About Nesta S. Gimbal

DIBALIK SERUAN PAHLAWAN

AKTIVIS PAPUA


Kabut,
Dalam kenangan pergolakan bumi Cendrawasih
Mendung,
Pertandakah hujan darah deras
Membanjiri asa yang haus kemerdekaan
Dia,Anda,sy dan kt semua
Serbu....merebut  kemerdekan mati,atau hidup soal biasa

Titahmu terdengar kian merasuk dalam jiwa
Dalam serbuan benderamu dgn kata LAWAN menyatu
Kau teruskan mengajak Rakyat “KITA HARUS MENGAKHIRI”
Kau teriakan semangat juang demi negerimu West Papua
Kau relakan terkasih menahan terpaan belati
Untuk mama Papua SALAM FREEDOM

 “Jika kami mati, jangan cari kubur kami di bumi, tetapi carilah di dalam hati para Pecinta.”

            Vietnam Numbay,12 April 2013

0 komentar:

Posting Komentar

silakan komentari

Diberdayakan oleh Blogger.