PNWP & KNPB

Memperingati HUT IPWP Yang ke-5 dan umumkan Hasil Pidato PM. Vanuatu oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB)/ Parlemen Rakyat Daerah (PRD) Wilayah Merauke


KNPB & PRD WILAYAH MERAUKE

Merauke, 16 Oktober 2013. Sesuai dengan arahan BPP KNPB terkait kegiatan dalam rangka mengumumkan secara terbuka hasil pidato PM. Vanuatu di PBB tanggal 28 September 2013 kepada masyarakat dan memperingati HUT IPWP yang ke-5 dengan tema yang menjadi tuntutan kami sebagai berikut :
1. Mendesak kepada PBB segera meninjau kembali Status Politik Bangsa Papua Barat melalui Perjanjian New York Agreement 15 Agustus 1962 yang mendasari Act of Free Choice, atau Pepera 1969 yang penuh cacat Hukum dan moral.
2. Mendesak kepada Pemerintah Indonesia Membuka Ruang Demokrasi secara jentelmen dan bermartabat memberikan kebebasan untuk rakyat Papua Menentukan Nasib Sendiri melalu Referendum apakah Rakyat Papua Ingin hidup dengan Indonesia atau Merdeka sendiri lepas dari Indonesia.
3. Meminta Kepada Pemerintah Indonesia segera hentikan semua kebijakan politik dan pembangunan di Papua barat sebelum rakyat Papua Barat Menetukan Nasib Sendiri Melalui Referendum.
4. Kami segenap Rakyat Bangsa Papua Barat mendukung Penuh terhadap pidato Perdana Mentri Vanuatu Mr. Moana Kalosil Carcasses, mendesak PBB mengirim Tim Khusus di Papua Barat.
5. Kami Bangsa Papua Barat, mendesak kepada Negara-negara anggota MSG Segera menidaklanjuti hasil keputusan MSG pada tanggal 20 juli lalu, tentang Hak Penentuan Nasib Senditri (Self Determinaton ) dalam waktu dekat.
6. Kami Komite Nasional Papua Barat (KNPB) mendesak kepada Seluruh Rakyat Papua Barat, dan Seluruh organisasi perjuagan yang ada dalam negeri Maupun Luar Negeri Segera Bersatu dalam satu Isu tunggal Yaitu, Hak Penentuan Nasib Sendiri (Self Determenation ) sesuai Hasil Keputusan MSG di Noumena Kanaky .
Maka kami KNPB & PRD Wilayah Merauke pada Hari ini, tanggal 16 Oktober 2013 bersama rakyat yang dihadiri sekitar 60 an orang melakukan kegiatan dalam bentuk doa syukuran memperingati HUT IPWP, serta diikuti dengan penjelasan mekanisme penyelesaian persoalan Papua Barat oleh ketua PRD Wilayah Merauke, pembagian Isi pidato PM. Vanuatu kepada rakyat dan pembacaan stetmen Politik oleh ketua KNPB Wilayah Merauke di Sekretariat KNPB/PRD Wilayah Merauke jalan bupul No. 01 kelurahan Kelapa Lima, kegiatan berjalan baik dari jam 09:00 WPB – 11 : 00 WPB selesai.
Setiap perempatan dan pertigaan yang aksesnya menuju ke sekretariat KNPB/PRD Wilayah Merauke di jaga ketat oleh TNI/POLRI dan masyarakat yang mau menuju ke tempat kegiatan untuk mengikuti kegiatan ditahan, diperiksa dan disuruh pulang. Sekitar jam 08:00 WPB Bpk. Anakletus Yani sebagai anggota Parlemen Rakyat Suku (PRS) Muyu bersama tiga teman lainnya hendak menuju ke tempat kegiatan namun mereka ditahan dan diperiksa, pada Bpk. Anakletus Yani ditemukan selembaran tahapan kerja KNPB sehingga Bpk. Anakletus Yani ditahan dan tiga teman lainnya disuruh pulang. Bpk. Anakletus Yani di bawah ke Polsek Merauke dan di interogasi. “Polisi : Itu kegiatan apa? Bpk. Anakletus Yani : Sembayang. Polisi : kertas ini dapat dari siapa? Bpk. Anakletus Yani : dari sekretariat KNPB. Polisi : Bpk juga ada jabatan di sana (KNPB)? Bpk. Anakletus Yani : Saya anggota saja. Polisi : Kamu digaji? Bpk. Anakletus Yani : Tidak. Polisi : Bpk tidak usa ikut-ikut bergabung itu tidak bisa (Merdeka) dan sekarang Bpk tidak usa kesana lagi langsung pulang ke rumah”. Kertas tahapan KNPB ditahan oleh Polisi. Bpk. Anakletus Yani ditahan dan diinterogasi selama 2 jam. Selang beberapa menit menurut Bpk. Anakletus Yani, polisi juga membawah satu orang yang ditahan dan diinterogasi akibat dia membawa selembar kertas ukurang 6x8 bermotif bendera Bintang Kejora.
Hari ini tanggal 16 Oktober 2013, tindakan pengalihan perhatian masyarakat oleh Kepolisian Resort Merauke melalui Gereja Katolik Sta. Maria Fatima Kelapa Lima melakukan pembagian sembako (Sembilan Bahan Pokok) kepada masyarakat di lingkungan Gereja, yang jaraknya kurang lebih sekitar 500 Meter dari sekretariat KNPB/PRD Wilayah Merauke. Hal yang sama juga pada tanggal 15 Agustus 2013 dalam rangka mendukung pembentukan kantor FWPC di Belanda dan memperingati perjanjian New York yang dilakukan di sekretariat KNPB/PRD Wilayah Merauke. Pengalihan perhatian masyarakat juga dilakukan oleh Kopasus dengan pembagian sembako (sembilan bahan pokok) dan perobatan masal di Rumah Bapak RT Jl. Johar yang jaraknya kurang lebih sekitar 300 Meter dari sekretariat KNPB/PRD Wilayah Merauke.
Demikian laporan kegiatan kami KNPB & PRD Wilayah Merauke.

Salam Revolusi "Kita Harus Menghakiri"...!!!
By. KNPB Wilayah Merauke.










About Nesta S. Gimbal

DIBALIK SERUAN PAHLAWAN

AKTIVIS PAPUA


Kabut,
Dalam kenangan pergolakan bumi Cendrawasih
Mendung,
Pertandakah hujan darah deras
Membanjiri asa yang haus kemerdekaan
Dia,Anda,sy dan kt semua
Serbu....merebut  kemerdekan mati,atau hidup soal biasa

Titahmu terdengar kian merasuk dalam jiwa
Dalam serbuan benderamu dgn kata LAWAN menyatu
Kau teruskan mengajak Rakyat “KITA HARUS MENGAKHIRI”
Kau teriakan semangat juang demi negerimu West Papua
Kau relakan terkasih menahan terpaan belati
Untuk mama Papua SALAM FREEDOM

 “Jika kami mati, jangan cari kubur kami di bumi, tetapi carilah di dalam hati para Pecinta.”

            Vietnam Numbay,12 April 2013

0 komentar:

Posting Komentar

silakan komentari

Diberdayakan oleh Blogger.