Berita

DI DEPAN PRESIDEN JOKOWI 41 AKTIVIS KNPB DITANGKAP KEPOLISIAN DI JAYAPURA

Foto Penghadangan dan Penagkapan Aktivis di Dong 5 Jayapura

DI DEPAN PRESIDEN JOKOWI 41 AKTIVIS KNPB DITANGKAP KEPOLISIAN DI JAYAPURA

Kepolisian Rebuplik Indonesia dari Polres Jayapura kembali Melakukan Penagkapan terhadap 41 Aktivis KNPB yang ditangkap di jayapura.
Penagkapan terhadap Ketua I Agus Kossay bersama 39 aktivis KNPB tersebut ditangkap terjadi  pada hari jumat 29 April 2016  pukul 16.00 WPB tepat di depan Gereja Katolik Katedral dong 5 jayapura Papua .
Nama –nama yang ditangkap antara lain :
1.       Agus Kossay Ketua I KNPB pusat
2.       Cobabe Wanimbo Ketua Komisariat diplomasi KNPB pusat
3.       Gideon Adii Anggota
4.       Sonny Meage
5.       Matias Mabel
6.       Epi Wopi
7.       Desman Wenda
8.       Lasker kiri  keruman
9.       Sakeus Dapla
10.   Mandela Suu
11.   Regina Wenda (sekertaris KNPB Numbay
12.   Oca Wetipo
13.   Ribka Komba (bendahara KNPB numbay )
14.   Arko Kogoya
15.   Anis Massayur Wanimbo Ketua komisariat militan KNPB numbay
16.   Mama Sara Tabuni
17.   Pretius Lintbau
18.   Meki Tabuni
19.   Alexks Balingga
20.   Jek salla
21.   Dolia Ubruangga
22.   Yanus silak
23.   Itoni bahabol
24.   Beny Yatipai
25.   Rekanus kerobea
26.   Asap Ilintamon
27.   Wendanack Arim tabuni
28.   Benny Hisage
29.   Sam lokon
30.   Yosep Degei
31.   Daniel Nawipa
32.   Deki Gobai
33.   Laskar Amohoso
34.   Alo Nawipa
35.   Simon boma
36.   Edo Bahabol
37.   Yason Bahabol
38.   Idon bahabol
39.   Yohane Wany
40.   Yaliy Bahabol
41.   Alo Yeimo


Kornologis Penagkapan :
 Sejak pagi pukul 08.00 WPB aktvis KNPB berkumpul di sekertariat KNPB pusat untuk melakukan doa dukungan sekaligus ucapan terima kasih kepada rakyat vanuatu yang melakukan demo mendukung West Papua Menjadi Anggota penuh MSG.

Setelah melakukan  dukungan Pada pukul 13.40 WPB aktivis KNPB dari sekertariat KNPB pusat Menggunakan 2 belakos menuju kota jayapura untuk melakukan pembagian selebaran aksi demo tanggal 2 mei 2016 mendatang.
Mereka sampai di terminal Entrop 8 orang turun di terminal Entrop untuk bagi selebaran di terminal entrop. Sedangkan yang lain melanjutkan perjalanan kota jayapura untuk bagi selebaran di kota, sedangkan Ketua I Agus Kossay dan Lesker Menuju polda  Papua untuk mengecek surat Pemberitahuan demo yang sebelumnya suda dimasukan di polda Papua.

Pada pukul 15.00 WPB semua aktivis yang bagi selebaran di entrop dan kota Jayapura berkumpul di halte Yapis Dong 5 Atas tepat Kampus Uniap, kemudian mereka melakukan pembagian selebaran di sekitar yapis.  Pada pukul 15.15 WPB  40 anktivis KNPB bersama Ketua I KNPB Agus Kossay, melanjutkan perjalanan ke lapangan sepak bola Mandala jayapura sambil bagi selebaran di jalan.
Setelah mereka sampai pas di depan gereja Katolik Katedral dog 5 Jayapura  pada pukul 16.00 WPB, mereka dihadang oleh Aparat kepolisian Yang berpakian hitam putih Gegana dari anggota Brimob.
Kemudian, sekitar 2 menit kemudian  aparat kepolisian, Anggota TNI, dan Anggota Brimob serta sejumlah Intelejen berpakian pereman dengan peralatan, lengkap mengepung Aktivis KNPB sedang bagi selebaran sambil menuju lapangan Mandala.

 Kemudian pada pukul 16.20 semua barang Seperti HP, Camera tas , noken, selebaran yang mau dibagikan di mandala disita oleh kepolisian. Setelah semua aktvis KNPB ditangkap dinaikan ke dalam mobil, patrili, ada yang di mobil avanza dan yang lain di kiang milik polresta kota jayapura.
Setelah semua aktivis dinaikan ke mobil dikiring ke polres kota jayapura.
Sementara ini 41 aktivis yang ditangkap berada di polres kota Jayapura.













About Nesta S. Gimbal

DIBALIK SERUAN PAHLAWAN

AKTIVIS PAPUA


Kabut,
Dalam kenangan pergolakan bumi Cendrawasih
Mendung,
Pertandakah hujan darah deras
Membanjiri asa yang haus kemerdekaan
Dia,Anda,sy dan kt semua
Serbu....merebut  kemerdekan mati,atau hidup soal biasa

Titahmu terdengar kian merasuk dalam jiwa
Dalam serbuan benderamu dgn kata LAWAN menyatu
Kau teruskan mengajak Rakyat “KITA HARUS MENGAKHIRI”
Kau teriakan semangat juang demi negerimu West Papua
Kau relakan terkasih menahan terpaan belati
Untuk mama Papua SALAM FREEDOM

 “Jika kami mati, jangan cari kubur kami di bumi, tetapi carilah di dalam hati para Pecinta.”

            Vietnam Numbay,12 April 2013

0 komentar:

Posting Komentar

silakan komentari

Diberdayakan oleh Blogger.